Euphoria Masjid Istiqlal Jakarta Pusat Pada 21 April 2013

KLIK - HALAMAN UTAMA - KLIK
Image by Cool Text: Free Graphics GeneratorEdit Image

بسم الله الرحمن الرحيم

INFORMASI MENARIK:
KLIK - PELUANG BISNIS - KLIK

Oleh: Yan Arso Taufiq.
Apa kabar para Jukers? Semoga semua dalam keadaan sehat. Nah, kali ini kita akan mengulas berita yang cukup menarik bagi Kaum Muslimin di Indonesia, yakni tentang kehadiran seorang ‘Ulama besar Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus Dosen ‘Ilmu Aqidah Program Pasca Sarjana di Universitas Madinah. Beliau bernama Syaikh Prof.DR.Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin al Badr, yang pada tanggal 21 April 2013 memberikan Tausiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut diadakan oleh pihak Radio Rodja 756AM, sebuah radio Ahlussunnah wal jama’ah yang berisi dakwah mengajak kepada Tauhid dan Sunnah, serta menjelaskan tentang jenis-jenis perbuatan syirk dan ibadah yang diada-adakan agar kita tidak melakukannya. Radio tersebut, yang berpaham Ahlussunnah wal Jama’ah ‘alaa fahmi salaf (pendahulu) atau disebut juga salafiyyun (pengikut para pendahulu), tidaklah pernah mengajak kita untuk bergabung seperti yang dilakukan oleh ormas-ormas di Indonesia karena memang radio tersebut bukanlah ormas, isinya murni dakwah. Ahlussunnah wal jama’ah berbeda dengan orang yang menamakan diri sebagai aswaja, ahlussunnah wal jama’ah lebih menyukai menulis tanpa disingkat seperti Ahlussunnah saja secara singkatnya atau Ahlussunnah wal jama’ah secara lengkapnya. Radio ini semakin banyak pendengarnya dari waktu ke waktu. Ada juga sebagian orang yang mendiskreditkan radio tersebut, namun seperti dakwah yang dibawa oleh Nabi Muhammad ShollAlloohu ‘Alayhi waSallam (silahkan buka kembali Kitab Ar-Rohiiq Al-Makhtuum karya Syaikh al-Mubarokfury, Pada Bab awal ketika Nabi dikatakan sebagai tukang sihir), radio tersebut pun mengalami hal yang serupa, ada isu negatif ini dan itu, sehingga orang yang tadinya tidak mengetahui apa-apa tentang radio tersebut justru penasaran dan mulai mendengarkan radio ini, yang akhirnya merasa nyaman untuk terus mendengarkan radio tersebut, walhamdulillaah! Bahkan, sudah bertahun-tahun radio tersebut diakui sebagai Radio Sunnah Online oleh POLDA METRO JAYA (Silahkan lihat pada sisi kanan-bawah web www.metro.polri.go.id yang dikelola oleh Pak Mujiarto Karuk sebagai admin pada web tersebut). Pada tanggal 21 April 2013, radio tersebut untuk kesekian kalinya mengadakan kegiatan di Masjid ISTIQLAL, Jakarta Pusat, mengundang seorang ‘Ulama besar Islam dari Madinah, sehingga makin kecut-masamlah mereka yang memusuhi Dakwah Sunnah.
Pamflet 21 April 2013, IstiqlalAlhamdulillaah, penulis diberi kesempatan untuk turut serta sebagai panitia pada tanggal 21 April 2013 tersebut sehingga penulis bisa menyaksikan langsung euphoria yang terjadi pada saat itu. Bertugas sebagai ko-ordinator pengumpul infaq daerah selasar Masjid, bekerjasama dengan Akh Abdul Hakim Do Bayan dari Al Ilmu yang juga mempunyai peranan sama dengan penulis, penulis dapat melihat secara jelas betapa Masjid 5 lantai yang juga merupakan Masjid terbesar di Indonesia tersebut penuh sesak oleh lautan manusia. Betapa tampak dahaga para pengunjung ingin mereguk ‘ilmu penuh manfaat yang dapat menyejukkan hati disaat istimewa tersebut. Dari lantai 5, tampak para pengunjung memenuhi segala sudut didalam Masjid tersebut, tidak menyisakan sedikit tempatpun dari lantai 1 hingga lantai 5 (gambar ini diambil oleh Akh Abu Sahal yang merupakan admin dari blog www.moslemsunnah.wordpress.com).
dari lantai 5Dari lantai 1, pemandangan pun tidak berbeda, yang ada hanyalah lautan manusia. Pada lantai 1, tampak beberapa pengunjung yang berada dibelakang panggung harus puas hanya menyaksikan dari layar lebar yang disediakan dihadapan mereka. Memang, ‘ilmu yang disampaikan pada waktu itu sangatlah mudah dicerna, sebab diterjemahkan langsung oleh penggagas radio rodja, yakni Ustadz Badrussalam Lc. Pada saat penulis mengambil gambar di lantai 1, ada saat dimana penulis terpaksa berjinjit dan mengangkat HP untuk mengambil gambar sebab tidak ada celah untuk merangsek masuk lebih dalam.
W2430_IMG_20130421_110930 W2430_IMG_20130421_110215 W2430_IMG_20130421_110142 W2430_IMG_20130421_110128Para jukers pasti bertanya bagaimana penulis sempat-sempatnya mengambil gambar padahal sedang bertugas kan? Tenang saja, penulis mengambil gambar pada pukul 11.30, waktu dimana tugas penulis sebagai panitia selesai dilaksanakan kok. Nah, kini kita menuju daerah selasar, daerah dimana penulis dan Akh Abdul Hakim Do Bayan dari Al Ilmu ditugaskan. Penulis memperkirakan, dari jumlah pengunjung yang ada pada daerah selasar, kemungkinan jumlah pengunjung pada waktu itu (21 April 2013) adalah sebanyak 150 ribu pengunjung lebih sedikit, hal ini pun telah penulis sampaikan kepada beberapa panitia lain ketika ada yang menanyakan. Perkiraan itu bisa saja meleset sebab ada panitia lain yang berasumsi bahwa jumlah pengunjung adalah sebanyak 120 ribu lebih sedikit, dalam hal ini penulis lebih yakin dengan perkiraan sendiri yakni pengunjung adalah sebanyak 150 ribu orang atau lebih. Sebenarnya jumlah pengunjung tersebut bukanlah yang paling penting, yang paling penting adalah ‘ilmu penuh manfaat yang disampaikan didalamnya. Adapun jumlah pengunjung hanyalah untuk memperkirakan perkembangan dakwah Ahlussunnah di Indonesia, terutama di kota Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia. Pada gambar-gambar dibawah, dapat kita lihat bagaimana pengunjung memadati daerah selasar yang beratap, dapat kita lihat pula pada beberapa gambar bagaimana pengunjung terpaksa menempati daerah selasar yang tidak beratap.
W2430_IMG_20130421_110526 W2430_IMG_20130421_111125 W2430_IMG_20130421_111343 W2430_IMG_20130421_111441 W2430_IMG_20130421_111505 W2430_IMG_20130421_111550Alhamdulillaah, dahulu penampilan berjenggot dan berpakaian sebatas mata kaki bagi pria serta bercadar bagi wanita di-identikkan sebagai teroris oleh musuh-musuh Islam terutama dari Kaum Kafirin, padahal penampilan yang seperti disebutkan tadi adalah ciri-ciri Ahlussunnah yang dapat kita temukan pada hadits. Cukup banyak juga Kaum Muslimin dari kalangan awam yang terpengaruh pemikirin orang-orang kafir dan ikut-ikutan memusuhi orang yang menjalankan Sunnah-Sunnah tersebut, bahkan mereka menjuluki orang-orang yang menjalankan Sunnah-Sunnah tersebut sebagai Wahhabi. Penulis menyebut mereka sebagai orang awam sebab banyak Ahlussunnah yang dulunya juga pernah merasakan diposisi mereka sebelum mengenal dakwah Sunnah yang haq ini. Mereka penulis sebut sebagai orang awam sebab kebanyakan mereka berkata bahwa semua yang ada pada hadits itu tidak wajib dilakukan. Perkataan mereka ini sangat bertolak belakang dengan apa yang mereka lakukan, sebab mereka masih mengerjakan sholat, apabila mereka memahami konsekuensi perkataan mereka sendiri maka tentunya mereka akan merinding sebab tata cara sholat secara lengkap itu hanya dapat dilakukan dengan mempelajari hadits, sudah tentu seseorang tidak akan sempurna sholatnya bila tidak mempelajari hadits. Kesimpulannya adalah: tata cara sholat fardhu dipelajari dari hadits, maka hanguslah pernyataan orang-orang bahwa semua yang ada didalam hadits itu tidak wajib untuk dikerjakan. Yang benar adalah kerangka ubudiyah itu terbagi menjadi 5 (lima), yakni: wajib, mustahab (sunnah), mubah, makruh, dan haram. Kelimanya itu ada didalam hadits dan untuk memilahnya diperlukan pembelajaran lebih dalam. Kini kita kembali kepada penampilan yang di-identikkan sebagai teroris tadi, hanya orang-orang awam yang belum bisa membedakan mana yang teroris dan mana yang Ahlussunnah. Ahlussunnah senantiasa patuh kepada Pemerintah selama Pemerintah yang berkuasa adalah Muslim dan selama Pemerintah tersebut tidaklah mengajak kepada perbuatan syirk ataupun mengada-ada dalam beribadah. Sedangkan mereka yang ingin melakukan perubahan dengan melawan Pemerintahan, serta senantiasa melakukan teror sehingga yang menjadi korban pun seringkali sesama Muslim, maka Ahlussunnah menamakannya sebagai paham Khowaarij. Penulis merasa perlu untuk memberikan penjelasan lebih rinci mengenai hal ini sebab meskipun Indonesia merupakan Negara dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak, ternyata masih banyak yang belum paham tentang makna Ahlussunnah wal jama’ah. Kini kita kembali kepada fokus dibuatnya artikel ini, yakni euphoria pada tanggal 21 April 2013 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Ya, penjelasan diatas sangat terkait dengan artikel ini sebab pengunjung yang hadir memang justru yang prianya berjenggot dan berpakaian sebatas mata kaki serta wanitanya pun sangat banyak yang bercadar. Pada gambar selanjutnya, lagi-lagi penulis memasukkan foto yang diambil oleh Abu Sahal, pada gambar dapat kita bayangkan bagaimana bila kita yang menjadi pengunjung.
saat pulang 1 saat pulang 2Dengan dimuatnya artikel ini maka diharapkan bahwa para membaca dapat menilai sendiri bahwa Ahlussunnah wal jama’ah ‘alaa fahmi salaf atau lebih dikenal sebagai salafiyyun bukanlah aliran ekstrimis yang eksklusif, terbukti dengan pesatnya perkembangan dakwah di Jakarta sebagai Ibukota Indonesia. Bisa dilihat pula bagaimana penuh sesaknya Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, yang sekaligus mementahkan perkataan orang-orang yang hasad bahwa dakwah Sunnah tidak akan bisa berkembang, walhamdulillaah. Semoga Allooh memberikan hidayah kepada jama’ah yang belum mengenal dakwah Sunnah yang turut hadir di acara  pada 21 April 2013, semoga Allooh juga menjaga kita yang sudah mengenal dakwah Sunnah agar tetap istiqomah, dan semoga Allooh memperluas perkembangan Dakwah Sunnah di Negeri Indonesia tercinta ini, aamiiiiin. Nah, demikianlah artikel yang penulis buat kali ini. Apabila ada kritik ataupun saran silahkan ketik pada kolom komen. Simak terus web ini sebab akan ada artikel yang tidak kalah menarik untuk dibaca. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Terima kasih sudah berkunjung ke web yang sederhana ini dan terima kasih sudah mau membaca artikel ringan dari penulis serta turut berpartisipasi dengan memberikan komen. Jazaakumulloohu khoyron.

Wassalaamu’alaykum waromatulloohi wabarokaatuh.

4 responses to “Euphoria Masjid Istiqlal Jakarta Pusat Pada 21 April 2013

  1. jazakumullahu khoiron katsiron atas infonya

  2. Alhamdulillah, Dakwah Sunnah Betul2 semakin menggema di negeri ini. Semoga Ini adalah pertanda yang baik untuk negeri ini… Allahu Akbar!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s